Modus terakhir yang ditemukan adalah dengan cara memanfaatkan putaran dana/cash flow.
Walau sifatnya sementara, distributor/dealer jenis ini harus diwaspadai. Jika tidak, pelanggan akan dirugikan dengan kondisi saldo tidak akan diperoleh pada waktu yang seharusnya. Terkadang hal ini menjadi penyebab kesalahfahaman antara pelanggan dengan master distributor/distributor.
Misalkan ada dealer menyetor dana Rp. 2,000,000. Dana ini berasal dari customer A. Ketika saldo sudah didapatkan, oleh dealer saldo justru diberikan dahulu ke customer B. Tentu saja hal ini mendatangkan kerugian bagi customer A, bukan ? Hmmm.. sebenarnya hal ini memang kewenangan dealer untuk mengatur cash flow-nya.
Untuk menghindari hal ini, sebaiknya, transfer dilakukan langsung kepada master distributor. Walau hal ini juga tidak merupakan jaminan, bahwa master distributor juga tidak melakukan praktek yang sama. Jadi harus bagaimana ?
Kenali dulu dengan baik mitra-mitra Anda. Pastikan bahwa kerjasama yang ada tidak akan membuat susah di kemudian hari.
Waspada.... Waspadalah... :-)
Monday, March 12, 2007
Modus Penipuan Bisnis Voucher (3)
Ada modus penipuan yang memanfaatkan pemain resmi semacam ePulsa atau eTronik. Harap hati-hati dengan profil distributor atau dealer yang tidak meyakinkan. Ada hasil penelusuran fakta bahwa sistem semacam ePulsa saja bisa ditunggangi untuk melakukan penipuan.
Tersangka mendaftar sebagai dealer atau distributor ePulsa/eTronik. Lalu dengan modal starter pack, mereka mendaftar (create) customer id baru dengan isi nomor-nomor HP tadi sebagai nomor MASTER. Setiap ada customer baru, mereka mendaftarkan nomor HP customer itu sebagai nomor PARALEL. Setelah transfer dana dilakukan dan customer itu mendapatkan saldo, maka tersangka akan ikut menggunakan saldo customer dengan nomor yang dioperasikan oleh tersangka (Ingat, ada nomor tersangka yang berasal dari nomor2 HP yang pertama kali didaftarkan sebagai MASTER).
FYI, modus ini terindikasi sudah terjadi di bisnis voucher elektrik. Jadi, hati-hati dalam memilih dealer atau distributor. Pastikan bahwa nomor-nomor yang terdaftar di customer id pelanggan, hanya terdiri dr nomor-nomor HP milik pelanggan sendiri.
Tersangka mendaftar sebagai dealer atau distributor ePulsa/eTronik. Lalu dengan modal starter pack, mereka mendaftar (create) customer id baru dengan isi nomor-nomor HP tadi sebagai nomor MASTER. Setiap ada customer baru, mereka mendaftarkan nomor HP customer itu sebagai nomor PARALEL. Setelah transfer dana dilakukan dan customer itu mendapatkan saldo, maka tersangka akan ikut menggunakan saldo customer dengan nomor yang dioperasikan oleh tersangka (Ingat, ada nomor tersangka yang berasal dari nomor2 HP yang pertama kali didaftarkan sebagai MASTER).
FYI, modus ini terindikasi sudah terjadi di bisnis voucher elektrik. Jadi, hati-hati dalam memilih dealer atau distributor. Pastikan bahwa nomor-nomor yang terdaftar di customer id pelanggan, hanya terdiri dr nomor-nomor HP milik pelanggan sendiri.
Modus Penipuan Bisnis Voucher (2)
Hati-hati jika mendapat tawaran bisnis voucher elektrik, yang biasanya mematok harga murah untuk item-item tertentu, semacam S20/S50 atau M10.
Ada orang2 yang memang menyiapkan sarana penipuannya dengan sangat canggih. Mereka siapkan web situs dengan rapi dan bagus. Mereka sisipkan info harga yang menarik. Mereka tidak cantumkan bagaimana dan kemana transaksi via SMS itu dikirim, mereka juga tidak cantumkan price list dengan jelas.
Untuk mengetahui semua itu, kita diwajibkan terlebih dahulu melakukan 2 (dua) hal, yakni : mengirimkan data online via web dan melakukan TRANSFER sejumlah dana yang disyaratkan ke nomor rekening tertentu.
Dan sudah bisa ditebak, setelah dana ditrasnfer, kita bahkan tidak bisa menguhubunginya lagi. Walhasil, dana yang sudah ditransfer hilang begitu saja.
Ciri-ciri penipuan jenis ini adalah :
1. Menawarkan produk-produk dengan harga di bawah pasaran
2. Tidak mencantumkan cara transaksi
3. Tidak mencantumkan price list
4. Tidak memberikan akses kontak yang jelas.
5. Info lengkap baru bisa diketahui setelah kita mendaftar DAN melakukan transfer sejumlah dana.
6. Memiliki web dengan desain yang menarik.
FYI, jika ternyata memang ada pihak yang memenuhi parameter2 di atas, tapi ternyata merupakan distributor yang benar-benar ada, penulis mohon maaf. Data ini diperoleh dr penyusuran ke URL serta mailing list tertentu.
Untuk menghindarinya, hubungi terlebih dahulu distributornya. Jika perlu, minta referensi dari pihak lain yang bisa dipercaya.
Ada orang2 yang memang menyiapkan sarana penipuannya dengan sangat canggih. Mereka siapkan web situs dengan rapi dan bagus. Mereka sisipkan info harga yang menarik. Mereka tidak cantumkan bagaimana dan kemana transaksi via SMS itu dikirim, mereka juga tidak cantumkan price list dengan jelas.
Untuk mengetahui semua itu, kita diwajibkan terlebih dahulu melakukan 2 (dua) hal, yakni : mengirimkan data online via web dan melakukan TRANSFER sejumlah dana yang disyaratkan ke nomor rekening tertentu.
Dan sudah bisa ditebak, setelah dana ditrasnfer, kita bahkan tidak bisa menguhubunginya lagi. Walhasil, dana yang sudah ditransfer hilang begitu saja.
Ciri-ciri penipuan jenis ini adalah :
1. Menawarkan produk-produk dengan harga di bawah pasaran
2. Tidak mencantumkan cara transaksi
3. Tidak mencantumkan price list
4. Tidak memberikan akses kontak yang jelas.
5. Info lengkap baru bisa diketahui setelah kita mendaftar DAN melakukan transfer sejumlah dana.
6. Memiliki web dengan desain yang menarik.
FYI, jika ternyata memang ada pihak yang memenuhi parameter2 di atas, tapi ternyata merupakan distributor yang benar-benar ada, penulis mohon maaf. Data ini diperoleh dr penyusuran ke URL serta mailing list tertentu.
Untuk menghindarinya, hubungi terlebih dahulu distributornya. Jika perlu, minta referensi dari pihak lain yang bisa dipercaya.
Friday, March 9, 2007
Sarana komunikasi ePulsa
Dear all,
Jika ingin kontak dengan komunitas ePulsa, bisa gabung ke mailing list epulsa_solusi@yahoogroups.com
Kirim email kosong ke epulsa_solusi-subscribe@yahoogroups.com
Anda akan terdaftar di mailing list tersebut. Atau dengan cara lain, yakni login melalui http://groups.yahoo.com, lalu subscribe melalui menu di dalamnya.
Jika ingin kontak dengan komunitas ePulsa, bisa gabung ke mailing list epulsa_solusi@yahoogroups.com
Kirim email kosong ke epulsa_solusi-subscribe@yahoogroups.com
Anda akan terdaftar di mailing list tersebut. Atau dengan cara lain, yakni login melalui http://groups.yahoo.com, lalu subscribe melalui menu di dalamnya.
Thursday, March 8, 2007
Update Harga baru 9 Maret 2007
Ada lagi yang turun harga, khusus produk ePulsa
F10/50/100 = 10,700/47,800/94,750
R10/25/50/100 = 11,750/27,650/52,800/105,000
Lumayan, harga turun lagi.
F10/50/100 = 10,700/47,800/94,750
R10/25/50/100 = 11,750/27,650/52,800/105,000
Lumayan, harga turun lagi.
Mayday.. Mayday...! Obral SIMPATI
Per 9 Maret 2007
Harga khusus ePulsa berlaku :
S20 = 21,000
S50 = 49,500
Ayoo, serbuuu .....
Harga khusus ePulsa berlaku :
S20 = 21,000
S50 = 49,500
Ayoo, serbuuu .....
Modus Penipuan Bisnis Voucher (1)
Yang pertama ini melibatkan voucher fisik. Awalnya pasti ditawari sebuah bisnis dengan margin bagus, turn over cepat. Ada barang, tapi gak ada dana. Jika ada yang mau mendanai, nanti diberi uang jasa, itung2 hasil investasi. Ya, belanja voucher fisik, lalu menjualnya kembali dengan mengambil margin tipis. Kalau jumlahnya banyak, tentu hasilnya juga lumayan.
Sekali serahkan dana, memang ada hasilnya. Kedua serahkan dana (biasanya lebih besar), (masih) ada hasilnya. Begitu kesekian kali, barulah uangnya dibawa kabur. Pemilik uanag cuma bisa melongo saja. Uangnya sekian banyak musnah dalam sekejab.
Jadi hati-hati saja jika ada penawaran semacam ini.
Dalam bisnis voucher fisik, biasanya menganut ada uang ada barang. Dana diserahkan jika barang juga sudah siap di depan mata. So, keep eye on it !
Sekali serahkan dana, memang ada hasilnya. Kedua serahkan dana (biasanya lebih besar), (masih) ada hasilnya. Begitu kesekian kali, barulah uangnya dibawa kabur. Pemilik uanag cuma bisa melongo saja. Uangnya sekian banyak musnah dalam sekejab.
Jadi hati-hati saja jika ada penawaran semacam ini.
Dalam bisnis voucher fisik, biasanya menganut ada uang ada barang. Dana diserahkan jika barang juga sudah siap di depan mata. So, keep eye on it !
Wednesday, March 7, 2007
Distribusi Voucher Elektronik (2)
Dalam bisnis distribusi voucher elektrik selular, ada 2 (dua) jenis yang biasa dipakai, yakni berbasis VALUE (saldo rupiah) atau berbasis UNIT (saldo produk dalam satuan pcs). Jika dipandang dari sisi cara transaksi, ada 2 (dua) jalur yang biasa dipakai, yakni via STK (SIM Tool Kit) atau akses langsung via Short Code.
Operator GSM Indosat telah mencoba beberapa sistem distribusi. Berawal dari sistem VALUE melalui jalur short code, sejak pertengahan tahun 2006, Indosat mulai mengujicobakan sistem VALUE dengan transaksi melalui jalur STK. Produk terakhir dikenal dengan nama Indosat SEV
Demikian pula dengan operator GSM Excelcomindo Pratama (XL), dimana sudah sejak lama menjalankan sistem VALUE melalui jalur STK, dengan brand produk Dompet XL.
Untuk sistem VALUE dengan jalur STK, cara pembagian profitnya melalui penerapan diskon terhadap nilai VALUE saldo yang dibeli. Sedangkan pemotongan saldo biasa sesuai dengan nominal pulsa yang dibeli. Memang, lewat cara ini, fluktuasi harga di lapangan lebih mudah dikontrol oleh pihak operator. Coba bandingkan kondisinya dengan sistem UNIT via STK (Telkomsel) dimana harga sangat fluktuatif, sesuai dengan perimbangan demand dan suplai.
Komplain biasa ditangani langsung oleh operator. Sisi baiknya, semua jaringan distribusi bisa fokus ke sisi pemasaran saja. Sisi buruknya, apa yah ?
Any comment ?
Operator GSM Indosat telah mencoba beberapa sistem distribusi. Berawal dari sistem VALUE melalui jalur short code, sejak pertengahan tahun 2006, Indosat mulai mengujicobakan sistem VALUE dengan transaksi melalui jalur STK. Produk terakhir dikenal dengan nama Indosat SEV
Demikian pula dengan operator GSM Excelcomindo Pratama (XL), dimana sudah sejak lama menjalankan sistem VALUE melalui jalur STK, dengan brand produk Dompet XL.
Untuk sistem VALUE dengan jalur STK, cara pembagian profitnya melalui penerapan diskon terhadap nilai VALUE saldo yang dibeli. Sedangkan pemotongan saldo biasa sesuai dengan nominal pulsa yang dibeli. Memang, lewat cara ini, fluktuasi harga di lapangan lebih mudah dikontrol oleh pihak operator. Coba bandingkan kondisinya dengan sistem UNIT via STK (Telkomsel) dimana harga sangat fluktuatif, sesuai dengan perimbangan demand dan suplai.
Komplain biasa ditangani langsung oleh operator. Sisi baiknya, semua jaringan distribusi bisa fokus ke sisi pemasaran saja. Sisi buruknya, apa yah ?
Any comment ?
Modus Penipuan Bisnis Voucher
Hmmmm.... masa iya bisnis semacam ini bisa dipakai sebagai sarana penipuan ?
Ternyata bisa juga, kok. Dari berbagai sumber, akan ada beberapa cerita mengenai fakta-fakta penipuan dengan berkedok bisnis Voucher. Tulisan akan dirangkum dalam beberapa seri. Tapi sabar dulu, yak... Menunggu waktu luang dulu. ;-)
Ternyata bisa juga, kok. Dari berbagai sumber, akan ada beberapa cerita mengenai fakta-fakta penipuan dengan berkedok bisnis Voucher. Tulisan akan dirangkum dalam beberapa seri. Tapi sabar dulu, yak... Menunggu waktu luang dulu. ;-)
Subscribe to:
Posts (Atom)