Thursday, February 14, 2008

Transaksi Nyaman dengan ePulsa (1)

Pada dasarnya, semua produk dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan customer dengan tingkat layanan yang sudah ditetapkan. Pengelola akan menerapkan sebuah standar yang berlaku secara universal terhadap semua customer dan produk yang dimiliki.
ePulsa dirancang untuk memenuhi kebutuhan customer akan sebuah layanan akses pengisian pulsa elektronik. Produk-produk yang di grup ePulsa meliputi produk multi operator, dan ke depan akan terus dikembangkan menjadi sebuah layanan multiproduk yang bersifat one stop service. Sistem utama yang berupa database pelanggan beserta dengan atribut saldo yang ada di dalamnya, merupakan dasar yang baik untuk dikembangkan untuk menjalankan bisnis-bisnis yang lain, selain pengisian pulsa elektronik.
Khusus untuk penggunaan layanan akses pengisian pulsa elektronik, dalam penggunaannya harus didukung dengan pengetahuan dan pemahaman produk yang baik dan tepat. Terlepas dari sisi gangguan teknis yang bisa menurunkan tingkat layanan, penguasaan atas pengetahuan produk dan seluk beluknya akan sangat menentukan tingkat layanan yang dirasakan oleh customer.
Tools dasar bagi customer secara umum ada 3 (tiga), yakni :
  • SMS Format, termasuk pengiriman SMS. Semua transaksi yang dilakukan adalah melalui sebuah perintah yang dikirim melalui fasilitas SMS dari HP Customer. SMS yang dikirim baik melalui chort code maupun long number akan diproses sebagaimana layaknya SMS biasa oleh jaringan pengiriman SMS. Pesan yang dikirim akan masuk ke bagian Incoming Server, yang selanjutnya jika formatnya benar, akan segera diolah oleh server transaksi ePulsa.
  • SMS Reply. Setelah transaksi antara customer - ePulsa selesai, maka akan ada SMS Reply yang di generate secara otomatis oleh server. SMS reply ini adalah menjelaskan hasil transaksi antara customer dengan ePulsa. Di dalam SMS reply, kadang juga terdapat informasi-informasi tambahan yang berguna untuk customer. Selain SMS reply, ada pula SMS yang bisa didapatkan oleh customer, yakni SMS Reverse dan SMS Broadcast. SMS Reverse menunjukkan adanya transaksi yang gagal, dan ePulsa membatalkan serta mengembalikan saldo customer. SMS Broadcast dikirim pada situasi tertentu yang sangat memaksa, mengingat pengiriman SMS ini akan menimbulkan beban traffic yang memdadak sangat tinggi.
  • Komunikasi dengan Customer Service (After Sales). Sebagai unit pendukung di sisi customer, layanan Customer Service disediakan di level distributor. Kontak CS disediakan melalui beberapa akses, baik telepon, email, SMS, maupun pesan melalui Yahoo Messenger. Yang harus diperhatikan adalah mengenai content (isi) komplain, serta format penjelasan yang diberikan kepada customer. Seperti biasa, setiap akses CS selalu menjalankan prosedur standar mengenai cara menyapa, bertanya, serta sapaan penutupnya. Walau seperti hal yang sepele, tetapi hal-hal ini sangatlah penting.
Semua hal di atas memerlukan sinergi yang baik antara penyedia jasa dengan customer. Keduanya harus memiliki visi yang sama dalam menatap bisnis ini secara keseluruhan. Jika masih ada perbedaan visi antara keduanya, layanan ini tidak akan bisa digunakan dengan baik.
Hal berikut yang penting adalah mengenai penguasaan pengetahuan produk, baik di sisi penyelenggara maupun customer.
(Bersambung)

Wednesday, November 28, 2007

Kamus Transaksi ePulsa

Dear Rekans,

Kalau dalam melakukan transaksi ePulsa dan produk-produknya ada masalah yang tidak terselesaikan, silakan kirim email saja. Sy punya dokumen pedoman penetapan status transaksi.

Mau ?

And the contest begin !

Sok atuh dicek, berapa banyak server dan brand yang muncul dalam setahun terakhir ...

Ane yakin lebih dari 100 server. Dan dalam 1 server bisa muncul beberapa brand. Mantap, kan ? Mereka semua tersebar dimana-mana. Mungkin di sebuah Kecamatan ada 1 buah server, Bahkan mungkin di level Kelurahan pun sudah ada.

Saya ingat pertengahan tahun 2007 lalu, ada calon partner H2H menghubungi saya. Dia ingin langganan beli stok lewat koneksi H2H. Ternyata dia harus pakai donggle. Pas saya mau kirim, ternyata alamat tujuannya adalah sebuah tempat yang jaraknya belasan kilometer dari kota kabupaten. Deziigghhh..... !

Dan kontes pun dimulai. Semua pemain server berlomba-lomba untuk merebut pasar dan menjanjikan stok yang aman. Bahkan sampai level banting-bantingan harga. Dan yang keluar sebagai pemenang adalah ....... OPERATOR !

Seperti halnya iklan teh dalam kemasan botol, "Siapapun yang jual (voucher saya), saya lah yang tetap untung !". Begitulah tagline si operator itu.

Banting harga bahkan jual rugi adalah langkah yang kerap diambil oleh distributor baru dalam rangka mengambil hati operator. Akibatnya ada 1 pihak lagi yang meraup untung dari harga murah. Siapakah dia ? Tentu pihak pedagang (sementara) akan meraup untung. Selanjutnya, end user lah yang senang, karena bisa mendapatkan voucher dengan harga murah.

Lalu siapa yang harus menggigit jari ? Lagi-lagi tentu para pelaku distribusinya. Hehehee.... Kok gitu yak ? Bisa dibayangkan ada banyak yang harus pulang duluan, atau tersisih, atau terekstradisi, atau apapun disebutnya. Yang pasti, satu-persatu para pemain ini akan menghilang, atau minimal merger dengan pemain lain.

Ada yang selama ini anteng-anteng saja, ternyata tak lama kemudian, musti jual sebagian saham perusahaan buat menutup operasionalnya. Ada pula pemain server yang benar-benar main saham untuk memutar modalnya.

Saat ini, kontes masih berlangsung.
And the story will always continue.......


(Ruang Meeting 20071127)

BRAVE HEART (Para Pemberani....)

Bisnis voucher prepaid elektrik makin menggila di mana-mana....

Sehabis libur Lebaran, perjalanan safari dimulai. Menyusuri Jabar Selatan (Bandung - Nagreg - Limbangan - Malangbong - Ciawi - Rajapolah - Ciamis - Banjar), di kiri kanan jalan raya dengan mudah kita bisa temui para pedagang pulsa elektrik maupun fisik.

Hmmm... terbayang bagaimana dinamika distribusi stok bisa sampai di tangan mereka semua. Bisa jadi langsung dr ibu kota negara, bisa dari ibu kota provinsi. Semua berlomba untuk menarik minat para calon pembeli. Ada yang pasang harga (konon) termurah, ada yang pasang list produk (yang konon) terlengkap. Ada pula yang seperti gak niat jualan, hehehe....

Di pinggiran jalan utama Banjar, ada sederetan toko, dimana salah satunya adalah warung kopi dan mie rebus. Jam menunjukkan pukul 04.05. Sambil istirahat, akhirnya mobil pun diminggirkan. Pesan kopi susu dan mie instan kepada mbak penjaganya (sumpe, jam segitu, dandanannya udah rapih !). Sambil menunggu pesanan, tiba-tiba sebuah motor berhenti, dan pengendaranya turun, ikut memasuki warung dimana saya menunggu pesanan.

"Mbak, Simpati 20 masih ada gak ?", ujarnya. Saya yang terperanjat ! Nah ????

Sebuah warung di pinggiran jalan raya Banjar, pada jam 04 pagi, di saat orang lain masih kelonan, masih ada yang jualan kopi susu dan mie rebus, itu mah biasa. Tapi kalau ada yang minta pulsa jam segitu, itu baru mantap (luar biasa !)

Dan perjalanan pun berlanjut, menyusuri jalur selatan Jawa Tengah.

Di sepanjang minggu itu, beberapa kota dan pelosok saya bisa datangi. Menemui keluarga, teman atau sekedar (sengaja) nyasar di sebuah counter penjualan voucher. Yaa, sekalian cari informasi.

Ternyata ada hal yang sangat menarik. Di beberapa kabupaten di sana, sudah ada server dengan brand lokal. Saya sempat temui beberapa counter, dimana ternyata sebuah brand kadang punya transaksi tak lebih dari 1,000 transaksi per hari !

Saya agak confused dengan informasi itu. Kok bisa-bisanya sebuah brand lokal bertahan dengan volume transaksi yang minim. Memang ada beberapa brand nasional yang masuk, tetapi masih kalah populer dibanding brand lokal.

Siapa yang sangka di Sragen dan Wonogiri (kota kabupaten di Jateng tenggara), ternyata sudah ada server yang ter-install di sana. Bahkan bisa mengandalkan stok lokal. Hebat ! Saya acungkan jempol kepada mereka semua. Tidak semua pemain server seberani mereka.

Mereka benar-benar memiliki niat yang kuat !
I called them as a Brave Heart !


(Meeting Room 20071127)

Monday, March 12, 2007

Hati-hati dengan Yang Begini

Modus terakhir yang ditemukan adalah dengan cara memanfaatkan putaran dana/cash flow.

Walau sifatnya sementara, distributor/dealer jenis ini harus diwaspadai. Jika tidak, pelanggan akan dirugikan dengan kondisi saldo tidak akan diperoleh pada waktu yang seharusnya. Terkadang hal ini menjadi penyebab kesalahfahaman antara pelanggan dengan master distributor/distributor.

Misalkan ada dealer menyetor dana Rp. 2,000,000. Dana ini berasal dari customer A. Ketika saldo sudah didapatkan, oleh dealer saldo justru diberikan dahulu ke customer B. Tentu saja hal ini mendatangkan kerugian bagi customer A, bukan ? Hmmm.. sebenarnya hal ini memang kewenangan dealer untuk mengatur cash flow-nya.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya, transfer dilakukan langsung kepada master distributor. Walau hal ini juga tidak merupakan jaminan, bahwa master distributor juga tidak melakukan praktek yang sama. Jadi harus bagaimana ?

Kenali dulu dengan baik mitra-mitra Anda. Pastikan bahwa kerjasama yang ada tidak akan membuat susah di kemudian hari.

Waspada.... Waspadalah... :-)

Modus Penipuan Bisnis Voucher (3)

Ada modus penipuan yang memanfaatkan pemain resmi semacam ePulsa atau eTronik. Harap hati-hati dengan profil distributor atau dealer yang tidak meyakinkan. Ada hasil penelusuran fakta bahwa sistem semacam ePulsa saja bisa ditunggangi untuk melakukan penipuan.

Tersangka mendaftar sebagai dealer atau distributor ePulsa/eTronik. Lalu dengan modal starter pack, mereka mendaftar (create) customer id baru dengan isi nomor-nomor HP tadi sebagai nomor MASTER. Setiap ada customer baru, mereka mendaftarkan nomor HP customer itu sebagai nomor PARALEL. Setelah transfer dana dilakukan dan customer itu mendapatkan saldo, maka tersangka akan ikut menggunakan saldo customer dengan nomor yang dioperasikan oleh tersangka (Ingat, ada nomor tersangka yang berasal dari nomor2 HP yang pertama kali didaftarkan sebagai MASTER).

FYI, modus ini terindikasi sudah terjadi di bisnis voucher elektrik. Jadi, hati-hati dalam memilih dealer atau distributor. Pastikan bahwa nomor-nomor yang terdaftar di customer id pelanggan, hanya terdiri dr nomor-nomor HP milik pelanggan sendiri.

Modus Penipuan Bisnis Voucher (2)

Hati-hati jika mendapat tawaran bisnis voucher elektrik, yang biasanya mematok harga murah untuk item-item tertentu, semacam S20/S50 atau M10.

Ada orang2 yang memang menyiapkan sarana penipuannya dengan sangat canggih. Mereka siapkan web situs dengan rapi dan bagus. Mereka sisipkan info harga yang menarik. Mereka tidak cantumkan bagaimana dan kemana transaksi via SMS itu dikirim, mereka juga tidak cantumkan price list dengan jelas.

Untuk mengetahui semua itu, kita diwajibkan terlebih dahulu melakukan 2 (dua) hal, yakni : mengirimkan data online via web dan melakukan TRANSFER sejumlah dana yang disyaratkan ke nomor rekening tertentu.

Dan sudah bisa ditebak, setelah dana ditrasnfer, kita bahkan tidak bisa menguhubunginya lagi. Walhasil, dana yang sudah ditransfer hilang begitu saja.

Ciri-ciri penipuan jenis ini adalah :
1. Menawarkan produk-produk dengan harga di bawah pasaran
2. Tidak mencantumkan cara transaksi
3. Tidak mencantumkan price list
4. Tidak memberikan akses kontak yang jelas.
5. Info lengkap baru bisa diketahui setelah kita mendaftar DAN melakukan transfer sejumlah dana.
6. Memiliki web dengan desain yang menarik.

FYI, jika ternyata memang ada pihak yang memenuhi parameter2 di atas, tapi ternyata merupakan distributor yang benar-benar ada, penulis mohon maaf. Data ini diperoleh dr penyusuran ke URL serta mailing list tertentu.

Untuk menghindarinya, hubungi terlebih dahulu distributornya. Jika perlu, minta referensi dari pihak lain yang bisa dipercaya.