Dari pengalaman selama mengelola distribusi voucher elektrik, paling tidak ada 3 (tiga) jalur distribusi yang umum digunakan.
Pertama, jalur Tradisional. Biasanya digunakan oleh pemain senior, dengan menggunakan jalur-jalur distribusi yang sudah ada, melibatkan banyak distributor berskala besar. Jalur distribusi ini biasanya bersifat sangat eksklusif dan menguasai area tertentu. Pemain baru akan sangat sulit untuk menembus jalur distribusi, karena sangat dijaga oleh induknya.
Kedua, jalur Konvensional Moderat. Saya sebut begitu, karena ternyata sistem distribusi ini masih menganut sistem pemasaran konvensional, tetapi tidak alergi terhadap cara-cara baru dalam membuat strategi distribusi. Mereka lebih bersifat inklusif, terbuka menerima siapapun yang ingin bergabung di jaringan distribusi.
Ketiga, jalur Online. Beberapa waktu terakhir, rupanya pemasaran via Internet juga mulai dilirik oleh banyak pihak untuk melakukan fungsi distribusi dan pemasaran. Di bisnis voucher elektri, tercatat nama-nama : Warungbarokah Group, eSewarna, siPutri, Mutiarefill, Panorama, dll, yang membesarkan bisnisnya melalui jalur pemasaran Internet.
Hmmm.. ternyata asyik juga mengamati dinamikanya. Tulisan-tulisan lain akan menyusul. Any Comment ?
Wednesday, February 21, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
boss bisa gak upgrade posisi dari dealer ke yang lebih hight lagi??? gimana caranya?? TRX saya bulan maret 2007 udah diatas 30000
Post a Comment